MANUSIA SEMPURNA … (kaaaahhh??)
Sunday December 21st 2008, 5:36 am
Filed under: Religion

JIKA alam yang sederhana bahasanya mampu dibaca dengan Manusia yang diciptakan awalnya sempurna? Maka manusia akan berjiwa keduanya ….

Berjiwa yang sangat mengerti kedudukan DIRINYA di atas dunia ini, dia tinggal memilih menjadi EMAS atau BATU KALI, atau jadi sang penikmat yang harus membayar mahal yang sesuai untuk satu harga kemewahan, atau membayar utuk dating menikmati keindahan alam sang batu SUNGAI.

KETIKA DIRI KITA TERCIPTA

Semua yang telah saya bahas diatas berjalan bersama dengan satu pemahaman yang kini tiba pada KEJADIAN DIRI SENDIRI.

Berawal dari paham kita telah terlahir dari orang tua yang sehat dan sempurna pada saat kita lahir, yang menyiapkan waktunya membesarkan kita dan menjadikan kita makin sempurna. Mereka yang berawal menjadi batu mulia yang ingin mengkreasikan kita dan menjadikan kita menjadi BATU MULIA dari bukan apa apa.

Sehingga kita menjadi BATU MULIA dimatanya, itupun belum cukup, mereka menginginkan kita menjadi BATU MULIA dimata semua yang memandang agar mereka bangga dengan adanya diri kita yang terlahir dari DIRINYA.

Setelah cukup tugas mereka, maka tugas DIRI kita sendiri mempercantik dan memoles dirikita.

Sehingga lengkaplah kta menjadi perhiasan dunia. DAN disini lebih kepada JIWA dan diri WANITA yang tercipta dari tangan kasih sang IBU SUCI dan mendidik dengan ketulusan yang sadar dia mendidik dan memberi kasih sayang dalam didikan yang menjadikan sang PUTRI kelak menjadi sang EMAS MULIA yang terwujud dalam kesehariannya.

SANG ibu sadar tugasnya mendampingi sang PUTRI meski kini sang putrid telah mandiri dan harus belajarmemoles dengan tangan nya sendiri bukan berarti sang IBU harus selalu menjadi MANAGER penentu Langkah sang PUTRI dalam ingin mengembangkan diri PUTRINYAuntuk menjadi semakin berkilau.Keyakinan dan kepercayaan diri sang ibu dlam melepas sang PUTRI membuat sang putri akan menjadi EMAS MULIA yang termahal dan dapat menjadi perhiasan yang mempu menjadi kebanggan sapapun yang kelak memilikinya, termasuk sang IBU yang akan selalu memilikinya dan mengenangnya dalam masa lalu saat sang PUTRI belum menjadi seberkilau saat ini.

Dan sang PUTRI yang dilepas dengan keyakinan dan kesiapan mental yang cukup semakin yakin dengan langkahnya di dunia yang akan membuatnya semakin sempurna kelak disisi sang PENCINTA dan dianatara yang mencintainya.

DIA AKAN SELALU menyenangkan mata yang memandang , dan akan selalu bersukur untuk apa yang dia dapatkan dengan tidak mudah, Gemblengan orang tua, bangku sekolah dan semua yang ikut menjadi Guru dan mendidiknya dan ditambah dengan TANGANNYA SENDIRI yang berdasarkan bekal ilmu dan ketakwaan yang cukup membuat gemblengan secara alami (social, lingkungan tempat tumbuh dan berkembang)menjadikannya sosok wanita matang yang cukup dibanggakan, sebab dia tidak perlu menjual dirinya yang menjadi emas mulia, dengan sendirinya akan ada yang melihat kilaunya, dan mengenalnya cepat hingga bagi yang mampu dan ingin dapat milikinya namun bagi yang Tak mampu hanya cukup memandang dan melihat sekedar menggaumi, dan berkata betapa beruntungnya memiliki dirinya.

SIAPA YANG TAK INGIN DICIPTAKAN SEMPURNA
SIAPA YANG TAK BERMIMPI MENJADI SOSOK SEMPURNA
SIAPA YANG TAK BANGGA MENJADI SATU YANG SEMPURNA

dan mustahilkah menjdi sosok sempurna?

Disini saya katakana TIDAK ADA YANG MUSTAHIL….

Dan awalnya kekuatiran saya bila tiba dalam satu kesempurnaan akan dipasangkan dengan yang tak sempurna , mungkinbenar,namun bila kita mengartikan satu kesempurnaan tampa proses maka dia bukan kesempurnaan sejati…dia hanya keberuntungan yang akan membuat itu berlaku sesaat.

PROSES adalah dasar yang kuat mencapai satu derajat.

DAN bagaiman memperthankan IMAGE DIRI dan mempertahankan CITRA diri itu yang tak mudah dalam menjaga kesempurnaan yang telah terbentuk,

SATU lagi yang kadang terlupa BILA ALLAH SWT maha sempurna, apa mungkin ada sang pencipta yang menciptakan dengan susah payah, memprosesnya dan membuatnyasmakin indah dari hari kehari menjadi sempurna, hingga JADILAH (kun faya kun) satu hasil kreasi yang sempurna?

APA mungkin stelah susah payah diciptakan dibuat dengan indahnya ada yang dengan mudahnya menghancurkannya lagi DIA akan membiarkannya? Meski dia MAHA KUASA untuk memperbaiiki dan menyempurnakannya kembali apa yang dirusak oleh mereka yang tak menginginkan kesempurnaan itu.

SEMUA usaha pengrusakan dan penghancuran dengan sengaja itu memang pernah dibiarkan namun kali ini akan dibuat terjaga dengan sempurnanya dan dilindungi dengan cara berbeda, yang sekiranya perusak sekecil dan sehalus apapun tidak mampu lagi merusaknya kecuali satu…

DIBERI IJIN untuk menyentuh dan memilikinya dengan kemampuan yang setara , agar tidak terjadi hal yang merusak sang PERHIASAN MULIA itu.

Setelah diberlikan BATU PERMATA semakin berharganlah keduanya EMAS DAN PERMATA. Dimana keduanya tidaklah mudah mencapai satu PERHIASAN yang diciptakan dan dijaga dalam keutuhannya.

BILA ADA YANG TIDAK MUNGKIN MENJADI MUNGKIN

Buatlah satu IMAGINASI hayal kesempurnaan tampa celah.kenapa tidak mungkin??

Akan mungkin bila memang dia yang berperan langsung dengan tangannya dan kekuatan yang tak mampu kita jabarkan itu dapat terjadi.

HINGGA AKU KATAKAN AKU PERCAYA ADA YANG SEMPURNA

ADA MANUSIA YANG DICIPTAKAN DENGAN SEMPURNA untuk DISEMPURNAKAN lebih dari awalnya tercipta.

Untuk mengerti ARTI SEMPURNA didirinya sendiri dan MAHA SEMPURNA di sang pencipta ,hingga sadar dan mengerti KESOMBONGAN apapun percuma baginya yang SEMPURNA karena DIA SANGAT TIDAK SEMPURNA ketika sadar bahwa yang menciptakan dirinya hingga NAMPAK dimata yang memandangnya sangat sempurna betapa PEMURAH dan SEMPURNANYA yang memungkinkan itu terjadi. Terjadinya kesempurnaan dalam satu ciptaannya , dan dalam wujud manusia sempurna.

Dan Semua sesuai dengan fitrahnya, Tercipta satu dari yang awalnya serpihan dan kini menyatu dalam satu pengumpamaan mahkota raja atau tiara sang ratu yang dibuat dengan hati hati tampa cacat.

HANYA ALLAH YANG MAHA SEMPURNA

Kata kata itu menjadi PATERN, POLA yang pasti dan kita tak mampu membongkar artinya dari sisi manapun seakan akan kata itu gelar itu HANYA KHUSUS perwujudan ALLAH.

Hingga untuk menerima kenyataan bila ada manusia sempurna yang mampu DICIPTAKAN oleh sang maha sempurna, seakan itu tidak mungkin, hingga begitu banyak yang berusaha mengotori kesempurnaanya, dan banyak yang berusaha menutupi kesempurnaannya dengan segala macam cara, bahkan banyaknya suara sumbang menjadikan manusia sempurna itupun takut menampilkan apa adanya seakan begitu menjaga agar tidak dikatakan melampaui kesempurnaan sang maha sempurna yang menjadikannya satu tokoh sempurna.

Manusia sempurna yang sempurna akhirnya menjadi RUSAK kesempurnaannya dengan bersikap penuh ketakutan akan keberadaannya yang bersembunyi hingga tak tau diammnya akan membuatnya aman dari cacat, atau bahkan akan menjadi rusak dengan sendirinya sebab tidak berfungsi seperti yang seharusnya di berlakukan.

Begitu banyaknya statement yang menjadikannya ragu melangkah bebas , takut bila melakukan kesalahan diatas segala hal yang telah diciptakan sempurna.’

IMAGE SEMPURNA yang melekat membuatnya memasang jarak dan perthanan diri yang tampa batas.

DISINILAH kadang terjadi kesalahan penjagaan.

Seharusnya manusia yang mengerti letak dimana dia berdiri menjadi ciptaan yang sempurna, dididik dengan sempurna, dan disempurnakan dengan cara yang tidak Cuma sekali, dimana diberi pemahaman SEMPURNA berarti UNBREAKBLE , dan ketika itu kata ada berarti dia pernah BREAK dan Kini utuh kembali hingga siap untuk diperlakukan apa saja baginya tidak masalah dia akan tetap utuh dan sempurna dari sisi manapun .

SERANGAN apapun dan hal apapun yang mencoba merusaknya malah membuatnya semakin nampak sempurna karena kekuatannya bertahan dan mempertahakan semua dengan cara yang sangat biasa sekali.k

Bahkan menyerang dengan sengaja kepada hal yang biasa membuatnya dulu rusak.Kini dari sisi manapun diserang dan menyerang baginya bukan masalah lagi dia sudah dalam pertahanan diri yang cukup dan dalam perlindungan tampa batas.

APAKAH kesempurnaan itu akan sempurna secara utuh bila dia hanya sendiri, sementara untuk membuktikan perlu ada yang bersaksi bahwa ITU memang sempurna?

Perlu ada yang menjadi tokoh yang mencicip, hingga akhirnya menjadi pemenang kesempurnaan yang sama dan mampu disandingkan dengan sang Manusia sempurna, dalam hal ini menjadi INSAN KAMIL tidak semudah kita membaca satu ilustrasi, dan tidak semudah berkting di dalam satu pertunjukan, juga tidak semudah ya ng terlihat kadang akal sehat tak mampu mencerna kapan dimana dan saat apa sang MAHA SEMPURNA MENCETAK KLONING KESEMPURNAAN hasil ilustrasinya dan creasinya.

Dan disini diberikan satu keyakinan untuk menjadi BESAR HATI menerima dengan BANGGA DAN RASA sukur bahwa dia benar telah menjadi sosok idola baru dan akan menjadi KESEMPURANAAN yang TERBARU dalam penciptaan.

Semua akan disesuaikan dengan DUNIA dimana hal itu akan terjadi.

Dan akan dibentuk dengan cara sehalus mungkin, meski kasat mata meski nyata tidak akan ada yang mampu melihat kapan dimana dan saat apa bahkan bagaimana semua yang terlihat biasa itu menjadi PENCIPTAAN HAL YANG LUAR BIASA bahkan menjadi kesempurnaan yang tercipta dengan cara sempurna dan sangat diluar pemahaman KITA MANUSIA BIASA.

Manusia sempurna kini, akan mampu menerima FITRAHNYA dan KENYATAANNYA bahwa keyakinan dirinya tercipta diatas kesempurnaan sebelumnya dengan cara sempurna melebihi awalnya.

DAN dia tidak perlu lagi menjadi sosok yang bagai kura kura bertopeng dan bagaikan SOSOK BONEKA ETALASE dan hal hal yang menipu diri.

KINI manusia sempurna menjelma menjadi sosok berbeda yang bebas mengekspresiakn semua dengan keimanan dan ketakwaan yang berbeda karena dia memang melihat hal yang biasa dengan cara sempurna hingga dia pun mampu membentuk satu karakter diri yang dipandang sempurna dari kesederhanaan dan kesehariannya.

Dia akan bebas menjalani semua tugas dan tanggung jawabnya tampa merasa berat karena yakin semua kemudahan dating padanya memang untuk memudahkan semua yang harus diselesaikan dan dirampungkan dalam tugas yang menyempurnakan apa yang sudah ada.

MENGERTI dirinya diberi amanah KESEMPURNAAN, menyempurnakan yang ada dan membuat semua mengerti dia bukannlah yang sempurna itu namun dia adalah yang diberi beban KATA SEMPURNA , bagaikan seorang PRESENTASI dan INSTRUKTUR bagaimana dia mampu menerjemahkan kata sempurna kedalam tulisan dan kata kata juga berprilaku sekaligus menunjukkan didunia ini yang sempurna itu ada dan yang tak ada disini adalah yang MAHA SEMPURNA karena dia mampu melihat , namun dia tak pernah memperlihatkan dirinya meski pun dia selalu hadir diantara makna kesempurnaan yang dipahami,

SIKAP DAN SIFAT JUGA KARAKTER ILLAHI

GEN dan pembawaan diri dari hukum alam, menjadikan satu landasan pemahaman bahwa dia MEMANG INGIN MENCIPTAKAN SATU MANUSIA yang TERLIHAT Seperti DIA (disini DIA bukan dilihat dari NAMA TUHAN tapi dari nama nama sucinya dimana proses pencapaian nama sucinya yang indah , berawal dari KARAKTER yang 99 dibalik yang terbaik kita harus mengenal sifat itu namun ingat kita bukan SANG MAHASEMPURNA yang memiliki sifat 99 terbaik dan 99 yang dibalik itu adalah DIA ESA.

Maka pehaman disini DON’T EVEN WANNA BE GOD.

Maha sempurna adalaha DIA , meski kata MAHA SEMPURNA itu tidak cukupuntuk melukiskan kesempurnaanya, dan Jelas SUDAH SEORANG manusia sempurna pasti sudah pernah berada dalam ketidak sempurnaan itu, mengenti secara JELAS siapakah yang maha sempurna dimana tampa dia sadari dia telah melewati JEMBATAN dua arah dimana ada 99 sifat kesempurnaan illahi dan 99 sifat yang ada didalam arti berbeda.

Kenapa HANYA MANUSIA yang ada di 99 sifat TIDAK sempurna yang mana tetap saja saya menuliskan 99 nama sifat sempurna dan 99 yang berbeda? Sebab KEMAHA SEMPURNAANNYA meski dalam hal yang jauh dari pemahaman sempurna manusia YANG MAHA SEMPURNA mampu melakukan hal yang paling MENAKUTKAN sekaligus dengan sempurna , dimana dia mampu MELAKUKAN satu KEHANCURAN sekaligus sekejap mata MENYEMPURNAKANNYA kembali, dan itu Pastiselalu dalam tindakan TEPAT dan sempurna sehingga kita Manusia biasa PERCAYA hanya dialah yang maha sempurna.

Ketika manusia yang mencoba menyebrang jembatan 2 arah yang bisa menjelma menjadi banyak cabang, itu harus dengan satu KEIMANAN, KEYAKINAN dan KEIKHLASAN yang cukup dimana kita kadang terlalu dalam mencoba memahami HOW TO Be… or IF am Be..

Bila dengan sengaja kita ingin membelah lautan bagai nabi musa itu tidak akan mungkin bila kita bukan sang Nabi itu (nabi MUSA)

Namun kiasan membelah laut merah membuatnya mampu menyebrang laut merah beserta pengikutnya ( pengikut disini adalah mereka yang yakin, bukan yang di ajak mengikuti tiap langkah sang nabi yang kadang cenderung bertolak belakang dari gambaran kesempurnaan seorang nabi) Sama dengan pemahaman Berhati hatilah membelah SIFAT SIFAT ILLAHI yang satu ESA.

Dimana bila kurang keyakinan dan keimanan kita akan ada disatu titik dengan sangat lama, dan bila kita terlambat berpindah kita akan terjerumus semakin jauh kedalam satu pemahaman sifat saja,sementara kita tidak akan mampu menyempurnakan diri kita dengan cara kita yang awam.

HANYA ALLAHSWT yang mampu menyempurnakan ciptaannya. Dan hanya mereka yang diberi kesempatan dan melihat kesempatan itu “ada” yang mampu menempati posisi KANDIDAT SANG MANUSIA SEMPURNA. UNTUK DIPROSES DAN BERPROSES secara alami bersamaNYA. Sang MAHA SEMPURNA.



TIDAK ADA YANG TIDAK “SEMPURNA” BATU ITU PUN CIPTAAN YANG SEMPURNA
Sunday December 21st 2008, 5:13 am
Filed under: Religion

KISAH DUA BATU BERSAHABAT

BATU KALI yang hitam dan EMAS yang berkilau.

Seperti sebuah batu yang berwarna hitam dan hanya kita mudah temukan dikali, dibanding EMAS yang ditemukan diantara batu itu, sang batu hitam berkata” Bahagianya jadi emas, kecil dan tersembunyi menjadi inceran yang ingin dan yang tiba tiba melihatnya menjadi ingin mengambilnya tidak peduli itu halal atau haram?”

sedangkan aku batu KALI yang hitam dan banyak bertebaran tidak akan TERLIHAT padahal aku begitu besar dan nyata, kenapa aku tidak dihargai dan aku tidak dihargai oleh manusia seperti sang BATU berkilat itu, kecil dan tidak besar, kenapa dia jadi begitu berharga sementara aku TIDAK, padahal dia begitu kecil bahkan menjadi serpiahan begitu susah di cari namun menjadi inceran,padahal dia sama sama batu dan dia pun ada di sungai tempat aku hidup bersamanya.?

Batu kali tampak sangat cemburu.

Namun….itu terjadi karena dua hal:

Kecemburuan sang batu, karena batu tidak tahu, bahwa menjadi sebuah PERHIASAN EMAS KECIL itu prosesnya tidak hanya dari SATU KALI sentuhan.

Semua itu melalui satu PROSES yang dialami BONGKAHAN BATU EMAS alam, ditemukan dipertambangan, dan tak mudah menemukannya, setelah itu dikirim ke satu tempat dan diproses, dengan pembakaran dan bebarapa proses yang berulang ulang hingga siap menjadi EMAS MENTAH , lalu kemudian dari emas mentah, menjalani lagi proses pembelahan dan pemisaahan dari Bongkahannya dilebur dipanaskan, dan dibuat menjadi emas perhiasan yang sangat kecil dari awalnya ditemukan.

Perjalanan EMAS dari BATU ALAM menjadi perhiasan itu sangat panjang dan tidak mudah, itulah GARIS PROSES yang dialami EMAS.

Bila batu cemburu karena dia MERASA EMAS adalah batu mulia yang begitu KUATNYA ditempa dan di PROSES hingga menjadi PERHIASAN yang sangat berharga.

Atau DIA TIDAK TAHU DIA PUN BERHARGA.

dia cemburu karena dia KESEL dan BODOH tidak tahu betapa beruntungnya dia, hanya menjadi BATU SUNGAI, yang sudah begitu indahnya diantara aliran sungai dan dialiri oleh air bening sejuk, bersama ikan ikan air tawar, dan kita yang memandangnya langsung tampa merubah bentuknya saja pun akan senang dan merasa nyaman, melihat perpaduan harmoni keindahan alam penggunanang yang didalamnya ada air terjun bersama sang BATU HITAM si BATUKALI itu, BATU KALI sudah begitu cantiknya dialam dan tak perlu di KERJAI dissentuh dengan ALAT ALAT yang merusak kecantikannya dan TIDAK akan dipindah kemanapun, malah kita yang menjadi penikmat akan merasa sangat senang dan berkewajiban merawat keindahannya.

BATU KALI …

Bila dia mengerti keindahan alaminya dia tidak akan CEMBURU dengan sang BATU MULIA (EMAS) dia akan berkata ….” Memang kamu pantas disebut EMAS.

Dan aku batu kali,sebab aku TIDAK AKAN MAMPU menjadi EMAS dan aku bangga menjadi BATU KALI karena aku mampu membuatmu semakin NYATAkilaunya dirimu diantara DIRIKU meski di aliran sungai., karena warnaku HITAM dan kamu BERKILAU emas.”

“AKU memudahkan dirimu terlihat, dan aku berkewajiban membantu mu”

Rendah hati sang batu mulia itu karena dia MENGERTI Mencapai nama EMAS dan MULIA bukan mudah baginya..

Sang BATU MULIA pun tdk perlu sombong , karena yang dia raih bukan hadiah,namun proses pembentukan dengan waktu yang tidak singkat, bahkan sang EMAS akan selalu berendah hati, dan mengucapkan terima kasih pada batu sungai, sebab atas bantuan sang BATU KALI dia menjadi mudah ditemukan dan, BATU kali adalah sahabat lama sang EMAS sebelum emas menjadi PERHIASAN yang terpajang di etalase.

SANG EMAS berhak menerima HARGA TINGGI untuk kehadirannya di etalase, dan dibeli lalu dikenakan sebagai perhiasan lambing kemakmuran.

EMAS MENGERTI HARGA MAHALNYA bukan karena tampa usaha, dia PENUH GEJOLAK dan TEMPAAN dari manusia hingga dia menjadi PERHIASAN dimana meski MANUSIA juga yang menggunakan setelah jadi PERHIASAN ,dan membelinya dengan mahal,dari sang penjual? Semua itu SIKLUS dan PROSES yang seharusnya disitu adalah ungkapan terima kasih yang wajar dari jasa PENGRAJIN dan PENAMBANG yang keringatnya dibayar oleh sang PEMBELI dan PENIKMAT setelah proses panjang sang BATU BERKILAU..

JIKA alam yang sederhana bahasanya mampu dibaca dengan Manusia yang diciptakan awalnya sempurna? Maka manusia akan berjiwa keduanya ….

Berjiwa yang sangat mengerti kedudukan DIRINYA di atas dunia ini, dia tinggal memilih menjadi EMAS atau BATU KALI, atau jadi sang penikmat yang harus membayar mahal yang sesuai untuk satu harga kemewahan, atau membayar utuk dating menikmati keindahan alam sang batu SUNGAI.



HAL YANG LUAR BIASA YANG KINI “BIASA SAJA”
Sunday December 21st 2008, 5:06 am
Filed under: Religion

MELIHAT DARI JENDELA BERBEDA…

Semua hal hal yang biasa kembali DIAMATI…

Belajarlah mengamati hal yang SANGAT biasa, sederhana, dan hal hal yang hamper tidak terasa lagi dalam keseharian kita, atau sangking seringnya terjadi, sangking biasanya satu kejadian kita memandangnya NORMAL.

Buatku itu Benar……dan itu pada umumnya seperti itu.

Belajar dari masa lalu , dimana satu kebiasaan yang hamper terlupakan, sangat biasa dan sangat tidak mungkin kita perhatikan dan kemudian diamati dan tiba tiba menjadi EYE CATCHING dan itu menjadi perhatian dan sorotan , itu akan menjadi satu PENGAMATAN kembali seperti melihat kembali, apa yang ada di balik hal yang begitu sederhana?

Belajarlah MENGAMATI hal yang sederhana, yang tak pernah menjadi perhatian mu selama ini.

ALAM – DUNIA – BUMI

Dalam satu hal yang sederhana dan biasa kadang kita menemukan satu Keistimewaan , seperti alam ini dimana kita sudah sangat terbiasa berkata BUMI dan DUNIA tempat kita hidup dan berkehidupan, ini semua sangat biasakan?

MASA LALU( yang tidak perlu diungkit)

Perhatikan masa lalu yang kita jalani, sangat biasa bila kita tiba dalam satu fase usia dan kita menengok kebelakang kita hanya melihat oh…. Iya dulu itu saya pernah disana….

Atau kita hanya senang menceritakan dan mengenang nya saja bila indah.

Atau bahkan kita mati matian ingin melupakan karena disana ada HITAMNYA diri kita dan AIB yang ingin kita kubur dalam dalam.

Sekarang ….

AGAMA kita

Adakah yang istimewa bila kita Memiliki satu “AGAMA” dan adakah pernah kita berkata bagaimana seandainya KITA YANG JADI NABI, yang menerima wahyu, atau kita SYEH dan WALI yang ikut mensiar kan agama di masa lalu?merasakan proses kedatangan AGAMA awalnya, menjalani COBAAN dan TEMPAAN ujian , menjalankan semua yang HITAM PUTIH dengan kerasnya di ZAMAN yang serba minim, dan harus mampu seimbang hingga menjadi mahluk yang sempurna.

Pernahkah kita anggap semua itu adalah PRESTASI INDIVIDU perorangan hingga menjadi kepentingan semua orang.

Semua itu tidak kita Rasakan PROSESNYA , kita hanya melihat dari kacamata sejarah?

Kita hanya mendengar dari penjelasan guru ,buku bahkan tehnologi internet.

Kita mampu melintasi semua dunia dengan segala fasilitas yang ada saat ini

Kalaupun ada yang merasa mengalir darah SYEH , WALI dan NABI …

Mereka hanya mau “NAMA BAIKNYA” saja , dan mereka menggenakan PAKAIAN KEBANGGAAN dan hal hal yang membuat. Semua melihat dan mengakui juga percaya kalo dialah TURUNAN nama suci itu.

Apakah cukup menjadi pewaris?

Cukupkah kitabangga dan menceritakansaja?

Pernahkah kita berandai andai posisi kita tertukar dan kita yang merasakan semua?bila itu bias dan mampu kita lakukan, mungkin kita tidak akan sembarang berbangga hati dan menggenakan pakaian kebesaran, kita akan malu bila mengakui kita adalah turunan suci dan nama suci itu bila kita tidak mampu MENYELAMI dan MEMAKNAI dengan cara yang benar dan pasti tidak cukup kita hanya ucap ALHAMDULILLAH.

Kalaupun cukup alhamdulillah pastinya kita tidak akanberani mengucapkan dengan ASAL saja sebab ada “SOUL” yang ikut dalam ucapan apapun bila kita mampu Flash back dan melihat kebelakang dan Mengerti arti proses ITU APA???

KELAHIRAN BAYI

Mungkin begitu seringnya kita mendengar , ahh anaknya udah lahir yah? Cowo atau cewe , hanya begitu saja….yang melihat dan mendegar?

Cukup kah kata ALHAMDULILLAH untuk satu kejadian sacral dan yang siap mengantar kaki ibu kekuburan bila sang dokter dan bidan salah dalam menolong, mungkin memang kini sangking mudahnya membayar “SELAMAT” dengan fasilitas dan sudah begitu umumnya menjalankan hal yang DAHULU sangat Luar biasa hingga kitatidak lagi begitu Menghargai harga satu NYAWA YANG TELAH berhasil dilahirkan.

SYUKUR yang tidak pernah cukup bagi –NYA

CIPTAAN DIRI

Saat bayi itu lahir kita selalu mencoba melihat ke fisik sang bayi yang pertama, apakah jari tangan dan jari kakinya cukup sempurna??

Lalu Kita melihat ke Wajah, kulit dan seluruh tubuh..

Oh sempurnanya dia…..

Sebab sangat montok cantik dan sehat

Lan tas cukupkah?

Hanya dengan AKIKAH kita menyelamatkan dan mensyukuri arti kelahiran bayi kita yang sempurna?

Kalo ingin memaknai dan sadar saya merasa tidak perlu saya menjawab sebab hati kecil kita akan spontan berkata, Astagfirullah aladzim….ampuni ke alpaanku..

Dan terucap…

Subhanallah. Alhamduliilah wala illah hailaah Allahu akbar. Ternyata kita dahulu lahir dengan TIDAK KURANG DARI SATU APAPUN.

Dan begitulah cara orang tua kita melihat dan bersukur akan kelahiran kita .

Buat saya TIDAK CUKUP UPACARA SUKURAN 40 HARI DENGAN besar besaran memaknai Kelahiran mahluk yang sangat sempurnaitu.

Begitu DASYATnya hasil kreasi Illahi dibantu dengan Kekuatan ibu hingga kita lahir?

Terima kasih yang kita sampaikan ke IBU tidak lah cukup, apalagi kita menghitung kemurahan sang pencipta IBU?

Hal biasa yang kadang tak begitu berharga.

IBU TERIMA KASIH MENJADI TANGAN ILAHI  mewujudkan KEBERADAAN KU di DUNIA … semoga ALLAH SWT senantiasa bersama DOA dan HARAPANMU..

untuk siapapun yang pernah ada dirahimmu yang terlahir dengan selamat ke dunia ini… PERAN mu belum berhenti ibu.. meski TUGAS mu sudah SEMPURNA melahirkan KAMI ke DUNIA…

Kini kelahiran begitu biasa .. dan tiada lagi kesakralan CERITA yang melahirkan SEPERTI AWALNYA itu di sejarah lampau…



THE MOTIVATOR ” NAR KOBAR” = AKOER
Monday December 08th 2008, 10:38 pm
Filed under: Religion

Sudah adakah yang baca tentang buku INI???

Dalam sudut dan cara  pandang AKU …!

kurang lebih sbb:

disini lebih NYATA dalam Menggambarkan SEBUAH COMMUNITY dimensi ALAM yang berbeda, dengan rencana rencana yang berbeda tujuan tapi bisa dilakukan dengan SATU KESEMPATAN yang sama..

dalam PEMAHAMAN ini Didiri tiap manusia, ada satu pendamping yang kita tidak pernah tau dari kalangan APA, yang pasti itu ada yang disebut “JIN” yang mana… KITA tidak pernah tau dan tidak pernah mampu memillih apa dan siapa yang menjadi PENDAMPING diri kita..

sadarkah kita bila dalam keseharian kita ada yang selalu mengawasi dan memperhatikan kesempatan kita…dan mencari celah kelemahan kita agar mereka mampu menembus dimensi kita dan mampu melakukan satu MOVE yang sama dengan kita lalu mencapai TUJUAN mereka bersama denganDIRI KASAR kita dan kita tidak pernah sadar kalau yang MEMBUKA JALAN kesuksesan mereka adalah KITA??

dan salah kah itu???

KENAPA HARUS AKU, KAMU atau DIA?? yang menjadi MEDIATOR yang mewujudkan semua RENCANA RENCANA MEREKA?

Bagaimanakah EFFECTNYA dengan kehidupan NYATA kita dan RENCANA kita sendiri??

SEMUA tidak salah

dan kembali pada diri kita…

KALO MEREKA TERCIPTA sebelum kita , dan KITA ADA untuk dapat menyadari bahwa sebelumnya MEREKA telah ada, dan kita adalah SATU CIPTAAN yang mampu MENJADI PEMERAN TERBAIK dalam DUNIA NYATA yang mempunyai DUA PINTU dari TALENTA yang sebagian orang memilikinya.. MUNGKIN kalian dan mungkin aku..?

disana KITA harus REALISTIS kita adalah MANUSIA NYATA dan MEMILIKI akal sehat, nurani, Ilmu dan agama.. jadi jelas.. TIDAK ADA YANG SALAH ..

karena MEREKA BEBAS menggunakan kesempatan atas diri kita, dan KITA pun BEBAS untuk menjaga SEMUA CELAH itu andai pun KITA TAK MAMPU mnenjaga diri kita dari satu KEKUATAN DILUAR diri, kita hanya harus selalu sadar kalau KITA TIDAK MAMPU.. dan BERSERAH DIRI..

agar..

APAPUN RENCANA MEREKA untuk mencari JALAN mewujudkan Keinginan dan MISI dunia mereka, itu akan selalu BERADA DIBAWAH kuasa sang MAHA RENCANA … hingga  DENGAN MUDAH SKENARIO akan dirubah ENDING CERITANYA bila kita sadar diatas KELEMAHAN KITA mereka BERKUASA dan diatas KUASA  mereka ada yang MAMPU menguasai mereka lebih dari KERAJAAN MEREKA???   DIALAH SANG MAHA GHAIB…

buku itu bagus…. dan aku suka..!



WELCOME TO MY WORLD IBU
Monday April 21st 2008, 7:06 am
Filed under: Uncategorized

Nama:
Raden
Ajeng Kartini
Lahir:
Jepara, Jawa
Tengah, tanggal 21 April 1879
Meninggal:
Tanggal
17 September 1904, (sewaktu melahirkan putra
pertamanya)

Pendidikan:
E.L.S.
(Europese Lagere School), setingkat sekolah dasar
Suami:
Raden
Adipati Joyodiningrat, Bupati Rembang
Prestasi:
-
Mendirikan sekolah untuk wanita di Jepara
- Mendirikan sekolah
untuk wanita di Rembang
Kumpulan surat-surat:
Door Duisternis
tot Licht (Habis Gelap Terbitlah Terang).
Penghormatan:
-
Gelar Pahlawan Kemerdekaan Nasional
- Hari Kelahirannya tanggal 21
April ditetapkan sebagai hari besar
Sumber:
-
Album Pahlawan Bangsa Cetakan ke 18, penerbit PT Mutiara Sumber
Widya
- Wajah-Wajah Nasional cetakan pertama. Karangan: Solichin
Salam aden Ajeng Kartini (1879-1904)